Hasil Dari RDP Tentang Keluhan Kelangkaan Pupuk Subsidi Warga Kecamatan Munte Mendapat Angin Segar

REDAKSI SUMUT

- Redaksi

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:09 WIB

5020 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanah Karo – Setelah berbulan-bulan mengalami kelangkaan pupuk subsidi, persoalan tersebut akhirnya dibahas dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) oleh DPRD Kabupaten Karo. RDP ini digelar menyusul keluhan puluhan warga Desa Munte, Kecamatan Munte, yang sebelumnya melakukan audiensi ke DPRD untuk menyampaikan dampak serius kelangkaan pupuk terhadap pertanian mereka.

Rapat yang berlangsung pada Senin (27/4/2025) itu menghadirkan berbagai pihak terkait, di antaranya Dinas Pertanian, Dinas Perdagangan, Asisten II Pemkab Karo yang juga tergabung dalam tim KP3, perwakilan PT Pupuk Indonesia wilayah Sumatera Utara, serta pemerintah desa.

Ketua DPRD Karo, Iriani Br Tarigan, yang memimpin langsung jalannya rapat didampingi Wakil Ketua DPRD Korindo Sembiring, menegaskan bahwa kelangkaan pupuk tidak hanya terjadi di Kecamatan Munte, tetapi juga meluas ke wilayah lain seperti Tigabinanga, Laubaleng, dan Juhar. Padahal, daerah-daerah tersebut merupakan sentra produksi jagung terbesar di Sumatera Utara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pupuk untuk tanaman jagung harus diberikan maksimal satu bulan setelah tanam. Jika terlambat, petani berisiko gagal panen,” tegasnya.

Sementara itu, perwakilan PT Pupuk Indonesia wilayah Sumatera Utara, Dani Tambunan didampingi tim,menjelaskan bahwa keterlambatan distribusi disebabkan oleh faktor alam yang terjadi di Aceh pada tahun sebelumnya. Meski demikian, pihaknya memastikan kondisi stok pupuk di Karo mulai membaik.

“Dalam waktu dekat, akan dikirim sekitar 700 ton pupuk NPK dan total 250 ton urea untuk memenuhi kebutuhan hingga akhir April,” ujarnya.

Kepala Desa Munte juga menyampaikan bahwa setelah audiensi dengan DPRD, distribusi pupuk mulai menunjukkan perkembangan. Hingga saat ini, desa mereka telah menerima sekitar kurang lebih 80 ton pupuk, meskipun masih belum sepenuhnya mencukupi kebutuhan.

Dari hasil RDP tersebut, disepakati empat poin penting yang dinilai membawa harapan baru bagi petani antara lain seperti :

1. Untuk distribusi pupuk urea ke Sumatra Utara dilakukan rerayonisasi dari pupuk Kaltim dan untuk NPK masih dari pupuk Iskandar muda yang saat ini sudah normal kembali.

2. Pemenuhan pupuk subsidi di Kab.Karo
Menjadi prioritas di Sumut dan PT. Pupuk Indonesia akan mengejar ketinggalan penyaluran pupuk ke kab.karo sesuai dengan data RDKK sejak Januari sampai April 2026 dan akan di sampaikan informasi penyaluran kepada stekholder pada bulan mei 2026.

3. Pemerintah Kab.Karo melalui rapat RDP ini meminta kepada PT.Pupuk Indonesia untuk mengevaluasi dan menambah Kouta pupuk subsidi kepada petani yang ada di Kab.karo.

4.Pemerintah Kab.Karo meminta percepatan penyaluran pupuk kepada petani agar masa pemupukan dapat terpenuhi.

Ketua DPRD Karo menyebut hasil RDP ini sebagai “angin segar” bagi para petani yang selama ini terdampak kelangkaan pupuk, dan berharap seluruh pihak dapat segera merealisasikan komitmen yang telah disepakati.(Nico)

 

 

Berita Terkait

𝙍𝙚𝙡𝙖𝙬𝙖𝙣 𝙋𝙞𝙣𝙠 𝘽𝙚𝙧𝙨𝙖𝙢𝙖 𝙁𝙤𝙧𝙪𝙢 𝙋𝙚𝙩𝙖𝙣𝙞 𝘽𝙪𝙣𝙜𝙖 𝙆𝙖𝙧𝙤 𝙈𝙚𝙣𝙙𝙖𝙩𝙖𝙣𝙜𝙞 𝙆𝙖𝙣𝙩𝙤𝙧 𝘿𝙞𝙨𝙥𝙚𝙧𝙞𝙣𝙙𝙖𝙜 𝙆𝙖𝙧𝙤
Dari Pengakuan Marga Purba Dari Kesain Rumah Jahe Status Kepemilikan Tanah Lokasi RSUD Kabanjahe Menemui Babak Baru
Peduli Pendidikan Ketua Bawaslu Karo dan Warga Desa Kuta Bangun Berikan Beasiswa Serta Penghargaan Kepada Anak Sekolah Saat Kerja Tahun
Peduli Pendidikan Ketua Bawaslu Karo dan Warga Desa Kuta Bangun Berikan Beasiswa Serta Penghargaan Kepada Anak Sekolah Saat Kerja Tahun
Kasatpol PP Karo : Sudah Dua Kali Kami Memberi Surat Peringatan Kepada Pedagang Kaki Lima Tapi Diabaikan
Bersama Cegah Banjir: Langkah Kecil, Dampak Besar
LKPJ Bupati Karo Tahun 2025 : DPRD Berikan Rekomendasi Membangun Untuk Akselerasi Good Governance
Memperingati Hari Buruh Nasional Buruh Kabupaten Karo Gelar Aksi Damai di DPRD Karo, Sampaikan 7 Tuntutan Ketenagakerjaan

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:31 WIB

Manunggal Air TNI AD Berjalan Sesuai Target, Tower Air di Padang Bak Jok Mulai Ditegakkan

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:01 WIB

Dominasi Sejak Awal, Tim Legend Abdya Pastikan Tempat di Semifinal Piala Pangdam IM U-43

Selasa, 28 Juli 2026 - 14:57 WIB

Gotong Royong TNI-Warga, Pembangunan Jembatan Beton di Gunung Cut Dipercepat

Minggu, 26 Juli 2026 - 16:52 WIB

Kodim Abdya Bangun Jembatan Beton untuk Buka Akses Vital Petani Desa Gunung Cut

Minggu, 26 Juli 2026 - 14:19 WIB

Babinsa Intens Dampingi Program Air Bersih TNI AD, Penyaluran ke Rumah Warga Segera Disiapkan

Kamis, 23 Juli 2026 - 17:51 WIB

TNI AD Manunggal Air Dimulai di Abdya, Lima Sumur Bor Dibangun untuk Warga

Rabu, 22 Juli 2026 - 18:34 WIB

Kodim Abdya Percepat Pembangunan Program Manunggal Air di Wilayah Terisolasi, Warga Sampaikan Apresiasi

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:44 WIB

Sinergi TNI dan Masyarakat Terus Menguat, Pembangunan Sumur Bor di Abdya Masuki Tahap Penting

Berita Terbaru

error: Content is protected !!