Hasil Dari RDP Tentang Keluhan Kelangkaan Pupuk Subsidi Warga Kecamatan Munte Mendapat Angin Segar

REDAKSI SUMUT

- Redaksi

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:09 WIB

5046 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanah Karo – Setelah berbulan-bulan mengalami kelangkaan pupuk subsidi, persoalan tersebut akhirnya dibahas dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) oleh DPRD Kabupaten Karo. RDP ini digelar menyusul keluhan puluhan warga Desa Munte, Kecamatan Munte, yang sebelumnya melakukan audiensi ke DPRD untuk menyampaikan dampak serius kelangkaan pupuk terhadap pertanian mereka.

Rapat yang berlangsung pada Senin (27/4/2025) itu menghadirkan berbagai pihak terkait, di antaranya Dinas Pertanian, Dinas Perdagangan, Asisten II Pemkab Karo yang juga tergabung dalam tim KP3, perwakilan PT Pupuk Indonesia wilayah Sumatera Utara, serta pemerintah desa.

Ketua DPRD Karo, Iriani Br Tarigan, yang memimpin langsung jalannya rapat didampingi Wakil Ketua DPRD Korindo Sembiring, menegaskan bahwa kelangkaan pupuk tidak hanya terjadi di Kecamatan Munte, tetapi juga meluas ke wilayah lain seperti Tigabinanga, Laubaleng, dan Juhar. Padahal, daerah-daerah tersebut merupakan sentra produksi jagung terbesar di Sumatera Utara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pupuk untuk tanaman jagung harus diberikan maksimal satu bulan setelah tanam. Jika terlambat, petani berisiko gagal panen,” tegasnya.

Sementara itu, perwakilan PT Pupuk Indonesia wilayah Sumatera Utara, Dani Tambunan didampingi tim,menjelaskan bahwa keterlambatan distribusi disebabkan oleh faktor alam yang terjadi di Aceh pada tahun sebelumnya. Meski demikian, pihaknya memastikan kondisi stok pupuk di Karo mulai membaik.

“Dalam waktu dekat, akan dikirim sekitar 700 ton pupuk NPK dan total 250 ton urea untuk memenuhi kebutuhan hingga akhir April,” ujarnya.

Kepala Desa Munte juga menyampaikan bahwa setelah audiensi dengan DPRD, distribusi pupuk mulai menunjukkan perkembangan. Hingga saat ini, desa mereka telah menerima sekitar kurang lebih 80 ton pupuk, meskipun masih belum sepenuhnya mencukupi kebutuhan.

Dari hasil RDP tersebut, disepakati empat poin penting yang dinilai membawa harapan baru bagi petani antara lain seperti :

1. Untuk distribusi pupuk urea ke Sumatra Utara dilakukan rerayonisasi dari pupuk Kaltim dan untuk NPK masih dari pupuk Iskandar muda yang saat ini sudah normal kembali.

2. Pemenuhan pupuk subsidi di Kab.Karo
Menjadi prioritas di Sumut dan PT. Pupuk Indonesia akan mengejar ketinggalan penyaluran pupuk ke kab.karo sesuai dengan data RDKK sejak Januari sampai April 2026 dan akan di sampaikan informasi penyaluran kepada stekholder pada bulan mei 2026.

3. Pemerintah Kab.Karo melalui rapat RDP ini meminta kepada PT.Pupuk Indonesia untuk mengevaluasi dan menambah Kouta pupuk subsidi kepada petani yang ada di Kab.karo.

4.Pemerintah Kab.Karo meminta percepatan penyaluran pupuk kepada petani agar masa pemupukan dapat terpenuhi.

Ketua DPRD Karo menyebut hasil RDP ini sebagai “angin segar” bagi para petani yang selama ini terdampak kelangkaan pupuk, dan berharap seluruh pihak dapat segera merealisasikan komitmen yang telah disepakati.(Nico)

 

 

Berita Terkait

Luruskan Isu Miring, Kadis Kesehatan Karo Tegaskan Surat Bupati Sifatnya Perintah Tindak Lanjut BPK, Bukan Teguran
Warga Kabanjahe Apresiasi Langkah Cepat Pemkab Karo Atasi Banjir Lewat Revitalisasi Saluran Drainase
IMKA Minta Bupati Karo Tertibkan Tempat Hiburan Malam, Dinilai Bukan Budaya Karo
Kasus Koperasi KMGR Berbuntut Panjang, PDIP Karo Jadwalkan Pemanggilan Ulang Kader Terlapor
Pasca Aksi Protes Anggota KMGR, Surat Undangan Sharing Pengurus dan Anggota Disorot
Buruh Tani Laporkan Dugaan Penggelapan Dana Koperasi ke DPC PDI Perjuangan Karo
Residivis Curi iPad, iPhone 13 dan Laptop di Kabanjahe, Ditangkap Tim Cobra
Kecewa Simpanan Dikoperasi Mega Gotong-Royong Tidak Kunjung Cair, Warga Desa Bintang Meriah Sampaikan Aspirasi ke DPRD Karo

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 22:50 WIB

BPJN 3.5 Diduga Lalai, Proyek Pengaspalan Medan-Kutacane Tanpa Penyiraman Sebabkan Warga Terdampak Debu dan Terancam Kesehatan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 00:42 WIB

Pelukan Terakhir di Bumi Sepakat Segenep, Kapolres Aceh Tenggara Berpamitan kepada Purnawirawan

Kamis, 2 Juli 2026 - 20:03 WIB

Putusan Adat di Jambur Lak-lak Dihujani Tanda Tanya, Jual Tanah dan Rumah Sendiri Kok Dianggap Penyalahgunaan Jabatan

Kamis, 2 Juli 2026 - 18:56 WIB

Pengabdian yang Tulus Selalu Meninggalkan Jejak, Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Pemusnahan 161,9 Kilogram Ganja

Kamis, 2 Juli 2026 - 13:59 WIB

80 Tahun Mengabdi Polri Untuk Masyarakat, Hari Bhayangkara ke-80 di Polres Tenggara Berlangsung Khidmat

Jumat, 26 Juni 2026 - 19:46 WIB

Senyum Anak Yatim Menghiasi Jumat Berkah, Kapolres Aceh Tenggara Salurkan Bantuan Penuh Kasih

Selasa, 16 Juni 2026 - 02:01 WIB

Ucapan Terima Kasih Keluarga Besar Joyce Christine Br. Hutauruk

Selasa, 16 Juni 2026 - 01:31 WIB

AKBP Yulhendri Dorong Kedekatan Polisi dan Warga Lewat Nobar Piala Dunia

Berita Terbaru