Maraknya Aksi Tawuran Siswa di Karo, Anggota Komisi A DPRD Kabupaten Karo Sarankan Agar Orang Tua Ikut Memantau dan Mengawasi Anak-Anaknya

REDAKSI SUMUT

- Redaksi

Selasa, 21 April 2026 - 18:30 WIB

5036 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KARO – Maraknya Aksi tawuran antar pelajar sekolah di Kabupaten Karo. Setiap aksi tawuran selalu membawa senjata tajam (sajam) seperti celurit, pedang dan lain-lain.Aksi tawuran antar masyarakat dan siswa di wilayah Tongging, yang terjadi pada, Senin (20/04/2026), kemarin juga harus menjadi perhatian.

Hal ini membuat Anggota DPRD Kabupaten Karo, Firman Firdaus Sitepu, yang juga merupakan ketua komisi A, DPRD Karo yang membidangi pendidikan merasa miris.

Menurut politisi Partai Golkar ini, ada beberapa sebab yang mengakibatkan para pelajar tawuran. Salah satunya adalah salah pergaulan atau kurang perhatian dari orang tua.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kalau regulasi di sekolah, saya kira sudah benar. Tidak mungkin sekolah mengajarkan tawuran,” kata Firdaus saat ditemui di kantor DPRD Kabupaten Karo, Selasa (21/4/2026).

Untuk mencegah brutalnya aksi tawuran ini, Firdus menyarankan, peran guru dan peran orang tua di rumah harus ditingkatkan. Karena waktu anak di rumah lebih banyak ketimbang di sekolah.

“Sebenarnya itu salah. Anak harus diarahkan ketika sudah beranjak dewasa. Jangan dibiarkan begitu saja, jangan serahkan sepenuhnya kepada guru di sekolah,” jelasnya.

Dirinya menambahkan, bahwa dalam kondisi ini kita jangan saling menyalahkan, namun mari sama-sama, mendidik anak anak kita baik, guru, dan orang tua siswa, kembali masuk dan memberikan pemahaman yang baik kepada anak anak kita, karena mendidik generasi muda sangat penting.

” Namun demikian kita jangan saling menyalahkan, mari bergandengan tangan, baik guru, maupun orang tua anak, kembali tingkatkan perhatian pada anak, terlebih anak yang meranjak dewasa”, Ujarnya.

Dia menyebut, belakangan ini anak berkembang dengan fasilitas yang sangat modern. Mereka memanfaatkan smartphone yang difasilitasi dengan internet. Sehingga sangat mudah berinteraksi atau bergaul yang menyesatkan.

“Penggunaan smartphone harus ada pendampingan dari orang tua juga. Walaupun anak sudah SMA/SMK, tapi sebenarnya mereka masih labil. Masih sangat mudah terprovokasi. Sehingga di sini peran orang tua sangatlah penting,” kata Firdaus.
Komunikasi antara orang tua dan anak adalah salah satu kunci pencegahan tawuran pelajar. Orang tua perlu mengkomunikasikan hal-hal yang harus dihindari dan disikapi dengan baik oleh anak.

“Bagaimana kita menjelaskan yang baik dan buruk. Sebagai orang tua, bisa ambil peran sebagai katalisator. Sehingga anak bisa menangkap atau membentuk persepsi yang tepat,” kata Firdaus sebagai Komisi A

Bagus juga mengingatkan pentingnya peran lingkungan dan masyarakat untuk mencegah tawuran maupun berbagai perilaku kekerasan lainnya pada anak usia remaja. Mestinya, setiap sekolah membentuk dan memiliki tim pencegahan kekerasan di lingkungan sekolah.

Tim itu terdiri dari orang tua, guru, tenaga kerja di sekolah, lingkungan sekitar, masyarakat, RT, RW, di mana sekolah itu berada.

“Pemerintah daerah dan psikolog juga dilibatkan, jadi lebih luas cakupannya,” imbuhnya. (Nico)

Berita Terkait

Kajari Karo Lantik Tiga Pejabat Struktural, Tekankan Integritas dan Profesionalisme
Pemkab Karo Bantah Konflik Kepentingan dalam Penyaluran CSR Beasiswa ke SMA Unggul Bina Kasih Nusantara
Abaikan Imbauan Zona Merah, Danau Lau Kawar Masih Buka dan Diduga Ada Pungutan Tanpa Tiket
Siswa SD Seberaya Meninggal Setelah Vaksinasi, Dinas Pendidikan Karo Akui Tak Terima Laporan Kegiatan
Sulit Dikonfirmasi Awak Media, Akses Komunikasi Kapolres dan Kasat Reskrim Polres Karo Dipertanyakan
𝙋𝙚𝙣𝙚𝙗𝙖𝙣𝙜𝙖𝙣 𝙆𝙖𝙮𝙪 𝙂𝙪𝙣𝙖 𝙈𝙚𝙢𝙗𝙖𝙣𝙜𝙪𝙣 𝙂𝙚𝙧𝙚𝙟𝙖, 𝙅𝙚𝙨𝙚 𝙏𝙤𝙜𝙖𝙩𝙤𝙧𝙤𝙥 𝙅𝙖𝙡𝙖𝙣𝙞 𝙎𝙞𝙙𝙖𝙣𝙜 𝙙𝙞 𝙋𝙉 𝙆𝙖𝙗𝙖𝙣𝙟𝙖𝙝𝙚
𝙍𝙚𝙡𝙖𝙬𝙖𝙣 𝙋𝙞𝙣𝙠 𝘽𝙚𝙧𝙨𝙖𝙢𝙖 𝙁𝙤𝙧𝙪𝙢 𝙋𝙚𝙩𝙖𝙣𝙞 𝘽𝙪𝙣𝙜𝙖 𝙆𝙖𝙧𝙤 𝙈𝙚𝙣𝙙𝙖𝙩𝙖𝙣𝙜𝙞 𝙆𝙖𝙣𝙩𝙤𝙧 𝘿𝙞𝙨𝙥𝙚𝙧𝙞𝙣𝙙𝙖𝙜 𝙆𝙖𝙧𝙤
Dari Pengakuan Marga Purba Dari Kesain Rumah Jahe Status Kepemilikan Tanah Lokasi RSUD Kabanjahe Menemui Babak Baru

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 16:28 WIB

Kajari Karo Lantik Tiga Pejabat Struktural, Tekankan Integritas dan Profesionalisme

Sabtu, 5 September 2026 - 16:37 WIB

Pemkab Karo Bantah Konflik Kepentingan dalam Penyaluran CSR Beasiswa ke SMA Unggul Bina Kasih Nusantara

Jumat, 28 Agustus 2026 - 09:55 WIB

Polres Simalungun Bantah Penerbitan SIM Baru di Layanan SIM Keliling, Keberatan Foto Kapolres Digunakan Tanpa Konfirmasi

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 13:41 WIB

Siswa SD Seberaya Meninggal Setelah Vaksinasi, Dinas Pendidikan Karo Akui Tak Terima Laporan Kegiatan

Senin, 10 Agustus 2026 - 16:38 WIB

Sulit Dikonfirmasi Awak Media, Akses Komunikasi Kapolres dan Kasat Reskrim Polres Karo Dipertanyakan

Jumat, 31 Juli 2026 - 00:32 WIB

𝙋𝙚𝙣𝙚𝙗𝙖𝙣𝙜𝙖𝙣 𝙆𝙖𝙮𝙪 𝙂𝙪𝙣𝙖 𝙈𝙚𝙢𝙗𝙖𝙣𝙜𝙪𝙣 𝙂𝙚𝙧𝙚𝙟𝙖, 𝙅𝙚𝙨𝙚 𝙏𝙤𝙜𝙖𝙩𝙤𝙧𝙤𝙥 𝙅𝙖𝙡𝙖𝙣𝙞 𝙎𝙞𝙙𝙖𝙣𝙜 𝙙𝙞 𝙋𝙉 𝙆𝙖𝙗𝙖𝙣𝙟𝙖𝙝𝙚

Selasa, 14 Juli 2026 - 22:58 WIB

𝙍𝙚𝙡𝙖𝙬𝙖𝙣 𝙋𝙞𝙣𝙠 𝘽𝙚𝙧𝙨𝙖𝙢𝙖 𝙁𝙤𝙧𝙪𝙢 𝙋𝙚𝙩𝙖𝙣𝙞 𝘽𝙪𝙣𝙜𝙖 𝙆𝙖𝙧𝙤 𝙈𝙚𝙣𝙙𝙖𝙩𝙖𝙣𝙜𝙞 𝙆𝙖𝙣𝙩𝙤𝙧 𝘿𝙞𝙨𝙥𝙚𝙧𝙞𝙣𝙙𝙖𝙜 𝙆𝙖𝙧𝙤

Senin, 13 Juli 2026 - 14:27 WIB

Dari Pengakuan Marga Purba Dari Kesain Rumah Jahe Status Kepemilikan Tanah Lokasi RSUD Kabanjahe Menemui Babak Baru

Berita Terbaru

SUBULUSSALAM

Putusan NO Tak Menghapus Jejak Dokumen dalam Sengketa Lae Saga

Sabtu, 5 Sep 2026 - 23:08 WIB

error: Content is protected !!