Maraknya Aksi Tawuran Siswa di Karo, Anggota Komisi A DPRD Kabupaten Karo Sarankan Agar Orang Tua Ikut Memantau dan Mengawasi Anak-Anaknya

REDAKSI SUMUT

- Redaksi

Selasa, 21 April 2026 - 18:30 WIB

5049 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KARO – Maraknya Aksi tawuran antar pelajar sekolah di Kabupaten Karo. Setiap aksi tawuran selalu membawa senjata tajam (sajam) seperti celurit, pedang dan lain-lain.Aksi tawuran antar masyarakat dan siswa di wilayah Tongging, yang terjadi pada, Senin (20/04/2026), kemarin juga harus menjadi perhatian.

Hal ini membuat Anggota DPRD Kabupaten Karo, Firman Firdaus Sitepu, yang juga merupakan ketua komisi A, DPRD Karo yang membidangi pendidikan merasa miris.

Menurut politisi Partai Golkar ini, ada beberapa sebab yang mengakibatkan para pelajar tawuran. Salah satunya adalah salah pergaulan atau kurang perhatian dari orang tua.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kalau regulasi di sekolah, saya kira sudah benar. Tidak mungkin sekolah mengajarkan tawuran,” kata Firdaus saat ditemui di kantor DPRD Kabupaten Karo, Selasa (21/4/2026).

Untuk mencegah brutalnya aksi tawuran ini, Firdus menyarankan, peran guru dan peran orang tua di rumah harus ditingkatkan. Karena waktu anak di rumah lebih banyak ketimbang di sekolah.

“Sebenarnya itu salah. Anak harus diarahkan ketika sudah beranjak dewasa. Jangan dibiarkan begitu saja, jangan serahkan sepenuhnya kepada guru di sekolah,” jelasnya.

Dirinya menambahkan, bahwa dalam kondisi ini kita jangan saling menyalahkan, namun mari sama-sama, mendidik anak anak kita baik, guru, dan orang tua siswa, kembali masuk dan memberikan pemahaman yang baik kepada anak anak kita, karena mendidik generasi muda sangat penting.

” Namun demikian kita jangan saling menyalahkan, mari bergandengan tangan, baik guru, maupun orang tua anak, kembali tingkatkan perhatian pada anak, terlebih anak yang meranjak dewasa”, Ujarnya.

Dia menyebut, belakangan ini anak berkembang dengan fasilitas yang sangat modern. Mereka memanfaatkan smartphone yang difasilitasi dengan internet. Sehingga sangat mudah berinteraksi atau bergaul yang menyesatkan.

“Penggunaan smartphone harus ada pendampingan dari orang tua juga. Walaupun anak sudah SMA/SMK, tapi sebenarnya mereka masih labil. Masih sangat mudah terprovokasi. Sehingga di sini peran orang tua sangatlah penting,” kata Firdaus.
Komunikasi antara orang tua dan anak adalah salah satu kunci pencegahan tawuran pelajar. Orang tua perlu mengkomunikasikan hal-hal yang harus dihindari dan disikapi dengan baik oleh anak.

“Bagaimana kita menjelaskan yang baik dan buruk. Sebagai orang tua, bisa ambil peran sebagai katalisator. Sehingga anak bisa menangkap atau membentuk persepsi yang tepat,” kata Firdaus sebagai Komisi A

Bagus juga mengingatkan pentingnya peran lingkungan dan masyarakat untuk mencegah tawuran maupun berbagai perilaku kekerasan lainnya pada anak usia remaja. Mestinya, setiap sekolah membentuk dan memiliki tim pencegahan kekerasan di lingkungan sekolah.

Tim itu terdiri dari orang tua, guru, tenaga kerja di sekolah, lingkungan sekitar, masyarakat, RT, RW, di mana sekolah itu berada.

“Pemerintah daerah dan psikolog juga dilibatkan, jadi lebih luas cakupannya,” imbuhnya. (Nico)

Berita Terkait

Luruskan Isu Miring, Kadis Kesehatan Karo Tegaskan Surat Bupati Sifatnya Perintah Tindak Lanjut BPK, Bukan Teguran
Warga Kabanjahe Apresiasi Langkah Cepat Pemkab Karo Atasi Banjir Lewat Revitalisasi Saluran Drainase
IMKA Minta Bupati Karo Tertibkan Tempat Hiburan Malam, Dinilai Bukan Budaya Karo
Kasus Koperasi KMGR Berbuntut Panjang, PDIP Karo Jadwalkan Pemanggilan Ulang Kader Terlapor
Pasca Aksi Protes Anggota KMGR, Surat Undangan Sharing Pengurus dan Anggota Disorot
Buruh Tani Laporkan Dugaan Penggelapan Dana Koperasi ke DPC PDI Perjuangan Karo
Residivis Curi iPad, iPhone 13 dan Laptop di Kabanjahe, Ditangkap Tim Cobra
Kecewa Simpanan Dikoperasi Mega Gotong-Royong Tidak Kunjung Cair, Warga Desa Bintang Meriah Sampaikan Aspirasi ke DPRD Karo

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 22:50 WIB

BPJN 3.5 Diduga Lalai, Proyek Pengaspalan Medan-Kutacane Tanpa Penyiraman Sebabkan Warga Terdampak Debu dan Terancam Kesehatan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 00:42 WIB

Pelukan Terakhir di Bumi Sepakat Segenep, Kapolres Aceh Tenggara Berpamitan kepada Purnawirawan

Kamis, 2 Juli 2026 - 20:03 WIB

Putusan Adat di Jambur Lak-lak Dihujani Tanda Tanya, Jual Tanah dan Rumah Sendiri Kok Dianggap Penyalahgunaan Jabatan

Kamis, 2 Juli 2026 - 18:56 WIB

Pengabdian yang Tulus Selalu Meninggalkan Jejak, Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Pemusnahan 161,9 Kilogram Ganja

Kamis, 2 Juli 2026 - 13:59 WIB

80 Tahun Mengabdi Polri Untuk Masyarakat, Hari Bhayangkara ke-80 di Polres Tenggara Berlangsung Khidmat

Jumat, 26 Juni 2026 - 19:46 WIB

Senyum Anak Yatim Menghiasi Jumat Berkah, Kapolres Aceh Tenggara Salurkan Bantuan Penuh Kasih

Selasa, 16 Juni 2026 - 02:01 WIB

Ucapan Terima Kasih Keluarga Besar Joyce Christine Br. Hutauruk

Selasa, 16 Juni 2026 - 01:31 WIB

AKBP Yulhendri Dorong Kedekatan Polisi dan Warga Lewat Nobar Piala Dunia

Berita Terbaru