Kabanjahe— Masyarakat Kota Kabanjahe, khususnya warga dan pelaku usaha yang beraktivitas di sekitar jalur Simpang Enam hingga Lau Dah, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karo atas langkah cepat dalam menangani persoalan banjir melalui revitalisasi dan normalisasi saluran drainase di kawasan tersebut.
Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUTR), Pemkab Karo saat ini tengah melaksanakan pekerjaan pembangunan dan normalisasi saluran drainase menggunakan parit beton pracetak atau U-Ditch. Pekerjaan tersebut terlihat berlangsung intensif dengan dukungan alat berat dan tenaga kerja di lapangan, Minggu (4/10/2026).
Langkah tersebut mendapat respons positif dari masyarakat karena kawasan Simpang Enam hingga Lau Dah selama ini kerap mengalami genangan air, bahkan banjir, ketika hujan deras turun. Kondisi tersebut diduga berkaitan dengan kapasitas dan kondisi saluran drainase yang belum mampu mengalirkan debit air secara optimal.
Salah seorang warga setempat, A. Ginting, mengaku bersyukur atas dimulainya pekerjaan infrastruktur tersebut. Menurutnya, persoalan genangan air selama ini cukup mengganggu aktivitas warga dan pengguna jalan.
“Kami sangat berterima kasih kepada Pemkab Karo dan Dinas PUTR. Selama ini kalau hujan deras, air sering meluap ke badan jalan karena drainasenya kurang memadai. Dengan adanya normalisasi dan pemasangan parit beton ini, kami berharap masalah banjir yang kerap dikeluhkan warga bisa segera teratasi,” ujarnya.
Apresiasi serupa juga disampaikan para pengguna jalan dan pemilik usaha yang berada di sepanjang jalur Simpang Enam–Lau Dah. Mereka berharap pembangunan drainase tersebut dapat meningkatkan kelancaran aliran air sekaligus mengurangi risiko genangan yang selama ini terjadi saat hujan deras.
Selain berdampak terhadap kenyamanan masyarakat, perbaikan sistem drainase juga diharapkan dapat membantu menjaga kondisi badan jalan dan mencegah kerusakan infrastruktur akibat genangan air yang berlangsung berulang.
Masyarakat berharap pekerjaan tersebut dapat diselesaikan tepat waktu dengan tetap memperhatikan kualitas konstruksi. Dengan demikian, fungsi drainase dapat berjalan secara optimal dan memberikan manfaat bagi masyarakat Kota Kabanjahe dalam jangka panjang.
Langkah revitalisasi ini juga diharapkan menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Pemkab Karo dalam meningkatkan kualitas infrastruktur perkotaan serta mengantisipasi persoalan genangan dan banjir di sejumlah titik Kota Kabanjahe.(Nico)





































